14 April 2016

Sejarah Perkembangan Komputer

    Definisi komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima data dan menghasilkan output berupa informasi.
1.      Komputer Generasi Pertama (1939-1954)


Komputer generasi pertama adalah ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama di dunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton,panjang 30 meter,dan tinggi 2.4 meter. Komputer generasi pertama ini menggunakan Tabung Hampa Udara (Vacuum Tube) yang terbuat dari kaca sebagai penguat sinyal. Namun hal tersebut masih mempunyai banyak kendala seperti mudah pecah dan masih banyak mengeluarkan panas.
2.      Komputer Generasi Kedua (1954-1964)



Komputer generasi ini memakai transistor. Transistor dapat menggantikan Vacuum Tube. Dalam hal tersebut tentunya mengubah semua ukuran mesin-mesin elektrik. Pengembangan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua lebih kecil, lebih cepat, dan lebih hemat energi dibanding komputer generasi pertama.

3.      Komputer Generasi Ketiga (1964-1971)



Komputer generasi ketiga merupakan sebuah perkembangan yang sangat pesat dari perkembangan komputer yang ada. Transistor yang dianggap tidak effisien lagi membuat para ilmuan mencari alternatif lain dan kemudian di temukan pada Batu kuarsa (Quartzrock). Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan IC (Integrated Circuit) di tahun 1958. Hal ini merupakan sebuah inovasi yang dapat mendongkrak munculnya komputer generasi ketiga.

4.      Komputer Generasi Keempat (1971-sekarang)



     Setelah IC di temukan, perkembangan komputer semakin pesat dan jelas. Pada tahun 1971 chip INTEL 4004 membawa kemajuan besar dalam dunia IC. Intel berhasil memasukkan semua komponen dalam sebuah komputer (Central Processing Unit, memori, dan kendali input/output) kedalam sebuah chip tunggal yang sangat kecil, jika sebelumnya IC digunakan untuk mengerjakan pekerjaan tertentu saja maka pada masa ini microprocessor dapat di produksi dan di program untuk menjalankan seluruh kebutuhan yang diinginkan.

02 Maret 2016

Cara Membuat Blogspot

Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
        Berikut cara membuat blogspot.
  1.  Langkah pertama tentu saja membuka browser. Lalu masuk ke Blogger.com
  2.  Langkah kedua masukkan email dan password.
  3.  Kemudian klik Blog Baru.
  4.  Masukkan Judul dan Alamat blog yang anda inginkan. Lalu pilih tamplate yang diinginkan. Contohnya seperti pada gambar. Setelah itu klik Buat blog.
  5. Blogspot pun selesai di buat. Sekarang tinggal menulis postingan-postingan yang diinginkan.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba...!!!!

06 Februari 2016

OSI Layer (Open System Interconnection)

             Karena begitu kompleksnya tugas-tugas yang harus disediakan dan dilakukan oleh suatu jaringan komputer, maka suatu organisasi standar ISO (International Standard Organization) pada tahun 1977 membentuk suatu komite untuk mengembangkan suatu arsitektur jaringan. Hasil dari komite tersebut adalah model referensi OSI (Open System Interconnection). Model referensi OSI mempunyai 7 lapisan (layer) yang merupakan SNA (System Network Architecture). Berikut urutan lapisan OSI beserta fungsinya.
  • Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya transfer file, e-mail, dan akses suatu komputer atau layanan.
  • Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyandikan informasi. Lapisan ini membuat dua host dapat berkomunikasi.
  • Session Layer : membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi tersebut. Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai, dan kemudian jika ada permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga menghubungkan lagi jika ada sesi login terganggu sehingga terputus.
  • Transport Layer : lapisan ini mengatur pengiriman pesan dari host-host di jaringan. Pertama data dibagi-bagi menjadi paket-paket sebelum pengiriman dan kemudian penerima akan menggabungkan paket-paket tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan ini juga memastikan bahwa pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan paket data.
  • Network Layer : lapisan yang bertanggung jawab untuk menerjemahkan alamat logis jaringan ke alamat fisik jaringan. Lapisan ini juga memberi identitas alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah jaringan misalnya pengiriman paket-paket data.
  • Data Link Layer : lapisan data link mengendalikan kesalahan antara dua komputer yang berkomunikasi lewat lapisan physical. Data link biasanya digunakan oleh hub dan switch.
  • Physical Layer : lapisan ini mengatur pengiriman data berupa bit lewat kabel. Lapisan ini berkaitan langsung dengan perangkat keras seperti kabel dan kartu jaringan (LAN Card).

                  Model arsitektur OSI pada kenyataannya hanya sebagai referensi dengan hal tersebut, maka ada model arsitektur protokol yang umum digunakan yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Arsitektur TCP/IP lebih sederhana daripada tumpukan OSI yaitu berjumlah 5 lapisan protokol.
                    Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer Protocol) yang digunakan pada saat pengiriman file dan protokol HTTP merupakan protokol yang dikenal baik karena banyak digunakan untuk mengakses halaman-halaman web di internet.
Lapisan TCP/IP terdiri dari empat lapisan yaitu sebagai berikut.
  • Link (Lapisan OSI 1 dan 2)
Contoh lapisan ini adalah ethernet, WiFi, dan MPLS. Implementasi untuk lapisan ini biasanya terletak pada device driver ataupun chipset firmware.
  • Internetwork (Lapisan OSI 3)
Lapisan internetwork pada TCP/IP memiliki tugas tambahan yaitu mengatur sebuah paket akan sampai tujuan melalui beberapa kelompok jaringan komputer apabila dibutuhkan.
  • Transport (Lapisan OSI 4 dan 5)
Contoh dari lapisan ini adalah TCP, UDP, dan RTP.
  • Applications (Lapisan OSI 5 sampai dengan 7)
Contoh dari lapisan ini adalah HTTP, FTP, dan DNS.

31 Januari 2016

Pemasangan Kabel UTP

  • Standarisasi Kabel UTP




Pemasangan urutan kabel UTP umumnya mengikuti aturan standar internasional yaitu aturan EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.

 Untuk aturan EIA/TIA 568A urutan kabelnya adalah sebagai berikut :
  1. Putih Hijau
  2. Hijau
  3. Putih Orange
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Orange
  7. Putih Coklat
  8. Coklat
Sedangkan aturan EIA/TIA 568B urutan  kabelnya adalah :

  1. Putih Orange
  2. Orange
  3. Putih Hijau
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Hijau
  7. Putih Coklat
  8. Coklat

  • Tipe pemasangan kabel UTP ada dua jenis yaitu tipe straight dan tipe cross
  1. Tipe Straight

Tipe straight artinya ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lain memiliki urutan kabel yang sama sesuai dengan standar EIA/TIA568B. Tipe ini di gunakan untuk menghubungkan antara PC ke switch, router ke hub, dan PC ke hub.

    2.  Tipe Cross

Pada tipe ini ujung kabel yang satu menggunakan urutan standar EIA/TIA 568B, dan yang satunya menggunakan urutan standar EIA/TIA 568A dan digunakan untuk menghubungkan antara PC ke PC, switch/hub ke switch/hub, dan PC standar ke router.

03 September 2015

Perangkat - perangkat Jaringan WAN (Wide Area Network)

WAN (Wide Area Network) merupakan sistem jaringan yang menghubungkan antara atonomouse system (AS). Satu AS dapat terdiri atas satu jaringan atau lebih. WAN mencakup daerah geografis yang luas memungkinkan komunikasi antara dua perangkat yang terpisah dengan jarak yang sangat jauh.
            WAN menghubungkan beberapa LAN (Local Area Network) melalui jalur komunikasi Service Provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN, maka diperlukan beberapa perangkat interface. Perangkat-perangkat tersebut antara lain :

1.      Router


Router adalah perangkat jaringan yang aktif & intelejen dan dapat berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

2.      Modem


Modem merupakan sebuah perangkat, dibutuhkan pada sisi penerima sinyal analog dan di kembalikan menjadi sinyal digital atau demodulasi. Modem adalah singkatan dari Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.

3.      CSU/DSU


Jalur komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai. Untuk jalur digital, sebuah CSU (Channel Service Unit) dan DSU (Data Service Unit) dibutuhkan. Sebuah CSU/DSU adalah antarmuka digital-alat yang digunakan untuk menghubungkan Data Terminal Equipment perangkat atau DTE, seperti router, untuk rangkaian digital (misalnya T1 atau T3 line).

4.      Communication Server


Communication Server adalah paket perangkat lunak komunikasi untuk mengelola transfer data. Communication server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna dial-in dan remot akses ke LAN. Communication server memiliki beberapa interface analog dan digital. Serta mampu melayani beberapa user sekaligus.

5.      Hub


Hub adalah sebuah perangkat keras yang bertugas mengubah sinyal transmisi jaringan sehingga dimungkinkan untuk menghubungkan lebih dari dua komputer.

6.      Antena


Antena berfungsi untuk menyebarkan sinyal. Pada antena eksternal digunakan untuk menyambungkan titik-titik jarak jauh beberapa kilometer. Antena bawaan pada radio pemancar biasanya jarak jangkauan hanya beberapa puluh meter.

09 Agustus 2015

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi Off Source dan Open Source



1. Open Source
     Kelebihan :
  • Banyak SDM yang mengerjakan proyek
  • Kesalahan (error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
  • Kualitas hasil lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
  • Hemat biaya
  • Tidak mengulangi development
      Kekurangan :
  •  Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source
2. Off Source
      Kelebihan :
  • Kestabilan sistem terjamin karena ada penanggung jawab resmi
  • Support langsung dari pemilik aplikasi / program
  • Lebih mudah digunakan / dipahami / dipelajari karena mayoritas pengguna menggunakannya (pada daerah tertentu)
      Kekurangan :
  • Tidak ada support langsung dari pembuat
  • Sosialisasi pemakaian agak sulit
  • Sulit mendapatkan sertifikasi
  • Adanya lisensi yang mengharuskan penggunanya menyediakan dana
  • Pengembangan terbatas
  • Diperlukan antivirus
  • Aplikasi umumnya tersedia berbayar
  • Deteksi kelemahan aplikasi menunggu feedback dari pengguna

Sejarah Sistem Operasi Off Source dan Open Source



1. Sejarah Sistem Operasi Off Source (Windows)

     Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang di kembangkan oleh Microsoft dan berbasis Graphical User Interface (GUI). Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS yang berbasis yang berbasis teks/CLI.
     Pada tahun 1983, Microsoft mengumumkan pengembangan sebuah antar muka grafis untuk OS buatannya, MS-DOS yang telah dibuat untuk sistem IBM PC sejak tahun 1981.
     Sistem operasi offsource berarti sistem operasi yang kodenya tidak dibuka untuk umum. Pemilik kode bisa membagi source kodenya dengan gratis ataupum membayar.
Contoh sistem operasi off source : Windows XP, Windows 7, Windows 8.


2. Sejarah Sistem Operasi Open Source

     Open source dipopulerkan tahun 1998. Sejarah open source lahir sejak kultur hacker berkembang di lab-lab komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Barkeley, dan MIT pada tahun 1960 dan 1970-an.
      Open Source adalah OS yang kode programnya bisa di buka dan di kembangkan lebih lanjut dan di sebar luaskan.
Contoh sistem operasi open source : Linux, Unix, Android, Open Solaris dan Solaris.